Bima, Media Dinamika Global.id.-- Dari masyarakat Lambitu Kabupaten Bima kita belajar. Budaya gotong royong dan jiwa sosial mereka sangat tinggi.
Infrastruktur jalan adalah ujung tombak pemutaran ekonomi masyarakat. Jika kondisi jalan rusak bertahun2 dan tidak pernah disentuh oleh pemerintah, potret sosial ini sangat menyedihkan.
Dibalik cerita layar, ternyata ada masyarakat yang bahu-membahu, semangat budaya gotong royong mereka di hidupkan kembali. Mereka rela mengeluarkan harta kekayaan mereka sendiri untuk pengaspalan jalan tersebut meskipun mereka bayar pajak pada daerah tapi uang pajak mereka entah lari kemana setiap tahun.
Kisah ini akan menjadi cerita nyata bahwa mereka rela bekerja sejak pagi sampai sore hari. Tak terasa panasnya sinar matahari, dalam lubuk hati mereka hanya satu bagaimana jalan tersebut bisa diperbaiki agar anak2 mereka bisa bersekolah dengan nyaman dan hasil pertanian mereka ketika musim hujan bisa sampai di rumah.
Potret sejumlah titik jalan yang di aspal oleh masyarakat Lambitu hari ini dengan Mengunakan Anggaran Sendiri (Swadaya Masyarakat).

