Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id. Kepala SMPN 6 Satap Monta, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nurdinyati, S.Pd., merupakan salah satu wanita tangguh dan memiliki tekad yang kuat untuk meningkatkan kualitas program pendidikan sekaligus kedisiplinan tenaga pendidik di SMPN 6 Satap Monta Kecamatan Monta Kabupaten Bima (NTB).
Tentunya tujuan ini adalah agar dapat mewujudkan peningkatkan mutu dan kualitas hasil belajar, agar setiap siswa tidak hanya menerima nilai di atas kertas, tetapi juga memperoleh fondasi karakter, keterampilan dan pengetahuan yang menjadi modal utama dalam menatap masa depan
Hal tersebut disampaikan Nurdinyati kepada Media ini di ruang kerjanya, Kamis (10/09/26).
Nurdinyati mengatakan, program pendidikan yang dilaksanakan ke depan diharapkan dapat mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh pihak, terutama tenaga pendidik dan unsur terkait lainnya.
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, pihak sekolah juga terus berupaya meningkatkan jumlah peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah dasar (SD) di wilayah setempat.
Selain mengunjungi Sekolah, kami juga akan mendatangi rumah-rumah warga, guna memperkuat dukungan dari para wali murid agar bersama-sama memajukan pendidikan di SMPN 6 Satap Monta, dan akan berupaya menghadirkan terobosan-terobosan baru sehingga bisa menarik minat para peserta didik maupun masyarakat pada umumnya, katanya.
Ia berharap berbagai program sekolah dapat berjalan lebih baik dengan dukungan seluruh pihak, termasuk dalam menjalankan berbagai ketentuan pemerintah, baik Pemerintah daerah, lebih-lebih pada program Pemerintah Pusat.
“Program pendidikan ini juga diharapkan dapat meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para jurnalis dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan, khususnya di lingkungan SMPN 6 Satap Monta, Sinergi antara pihak sekolah dan media massa dinilai sangat strategis untuk menyebarkan informasi positif, serta memotivasi masyarakat.
Disisi lain menurut Nurdinyati, pelaksanaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada kegiatan belajar mengajar saja, tetapi juga perlu memperhatikan nilai-nilai agama serta kondisi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Dan yang paling penting lagi adalah kehadiran guru dan kepala sekolah menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kegiatan pendidikan berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Karena itu, pihak sekolah akan terus mendorong peningkatan kedisiplinan, terutama dalam hal waktu dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah. “Seluruh pihak diharapkan lebih disiplin dan sudah berada di sekolah sebelum jam pelajaran dimulai,” katanya.
Nurdinyati menegaskan, dengan kehadiran guru tepat waktu, maka kegiatan pembelajaran tentunya dapat berlangsung secara optimal.
Kedisiplinan guru adalah kunci utama dalam membentuk karakter dan kedisiplinan siswa melalui tindakan nyata yang dapat ditiru. Karena sesungguhnya Siswa-siswi cenderung meniru perilaku guru yang dilihat setiap hari di sekolah, sehingga besar harapan saya agar tenaga pendidik memiliki kesadaran tinggi, tanggung jawab moral dalam menjalankan tugasnya demi tercapainya kemajuan pendidikan di SMPN 6 Satap Monta, tutup Nurdinyanti. (Tim MDG)
