Opini, Media Dinamika Global.id.-- Sekretaris media Dinamika Global, Adimansyah, menyoroti persoalan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan dasar anak dalam perdebatan mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, pemerintah perlu lebih dulu memperkuat kondisi ekonomi keluarga, akses pendidikan, serta infrastruktur dasar agar orang tua memiliki kemampuan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan anak secara berkelanjutan.
Adimansyah juga menilai persoalan anak lapar tidak cukup diselesaikan hanya dengan program bantuan makanan, melainkan harus dibarengi kebijakan yang menyentuh akar masalah kesejahteraan keluarga. Di sisi lain, pemerintah menyatakan MBG memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi sekaligus memberi dampak ekonomi melalui keterlibatan petani, peternak, nelayan, dan UMKM dalam rantai
pasok pangan.
Pemerintah juga menyebut evaluasi pelaksanaan MBG menunjukkan adanya dampak terhadap konsentrasi belajar siswa, termasuk penurunan gangguan belajar akibat rasa lapar. Karena itu, perdebatan mengenai MBG kini tidak hanya soal pemberian makanan gratis, tetapi juga bagaimana program tersebut dapat berjalan bersamaan dengan upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
"Berita Indonesia"
