Media Dinamika Global

Jumat, 20 Februari 2026

Ditengah Keterbatasan Fiskal, Pemkot Bima dan DPRD Sepakat Fokus Program Prioritas


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menghadiri acara Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bima Tahun 2027 di Aula Bappeda Kota Bima, Kamis (19/02/2026).

Kegiatan Penyusunan RKPD 2027 tersebut dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH dan dihadiri Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, Sekretaris Daerah, Inspektur, Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Dirut RSUD, para Kabag, Camat se-Kota Bima serta perwakilan Bappeda Provinsi NTB secara virtual.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH menegaskan bahwa forum konsultasi publik bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang strategis untuk merumuskan arah pembangunan yang realistis, terukur, dan selaras dengan kemampuan fiskal daerah.

Wakil Wali Kota mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi nasional serta penyesuaian dana transfer pusat berdampak signifikan terhadap struktur APBD Kota Bima, sehingga setiap program harus berbasis data, tepat sasaran, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota juga menekankan bahwa dalam menyusun RKPD 2027, pemerintah daerah harus mampu menyesuaikan antara keinginan, rencana, dan kemampuan fiskal yang tersedia.

“Keinginan tentu tidak terbatas, tetapi kemampuan anggaran kita terbatas. Karena itu, perencanaan harus realistis dan fokus pada program prioritas,” kata Feri Sofiyan.

Wakil Wali Kota Bima juga mengingatkan agar hasil Musrenbang tingkat kelurahan benar-benar didengar dan tidak diabaikan, karena itulah suara langsung masyarakat yang paling memahami kebutuhannya.

"Usulan dari bawah harus menjadi pijakan utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan," tegas Aba Feri sapaannya.

Kepala bidang perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah (P2EPD) Ahmad Suryansyah, SE menyampaikan rancangan RKPD 2027 mengusung tema “Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia dan Pemenuhan Kebutuhan Sosial Dasar Berkelanjutan” yang dijabarkan dalam tujuh prioritas utama, meliputi peningkatan kualitas SDM, penguatan infrastruktur sosial dasar, peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan UMKM dan koperasi, kemudahan akses permodalan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta perbaikan tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH dalam penyampaiannya menyoroti kondisi fiskal daerah yang semakin terbatas, termasuk berkurangnya dana transfer pusat yang disebut mencapai sekitar Rp303 miliar. Ia juga mengingatkan tingginya belanja pegawai yang mendekati 60 persen, jauh di atas batas ideal 30 persen, sehingga diperlukan langkah penyesuaian yang terukur dan bertanggung jawab.

Dalam pembahasan sebelumnya, DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati sejumlah langkah efisiensi, termasuk penyesuaian TPP ASN sebesar 20 persen dan kebijakan terhadap PPPK yang totalnya mencapai sekitar Rp45 miliar.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas fiskal agar program prioritas tetap dapat berjalan.

Baik Pemkot maupun DPRD sepakat bahwa di tengah ruang fiskal yang terbatas, perencanaan harus fokus pada program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat serta selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

Forum konsultasi publik ini diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, realistis, dan berdampak nyata demi mewujudkan Kota Bima yang lebih tangguh, aman, dan sejahtera.(Sekjend MDG)

Setda Kota Bima Hadiri Hybrid Meeting Persiapan Safari Ramadhan Gubernur NTB, Dirangkai Dengan Lentera Ramadhan 1447 H.


Kota Bima, Media Dinamika Global.id.--Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, MM., menghadiri kegiatan hybrid meeting dalam rangka persiapan Safari Ramadhan Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, S.IP.,M. Si, yang dirangkai dengan Lentera Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari koordinasi awal menjelang rangkaian Safari Ramadhan Tahun 1447 H. Jum'at, (20/2/206).

Rapat yang dilaksanakan secara daring dan luring tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kota Bima. Kehadiran Setda Kota Bima dalam pertemuan ini, dengan didampingi oleh beberapa Kepala OPD terkait, antara lain, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima, dan Kabag Kesra Setda Kota Bima, adalah menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima, dalam rangka menyukseskan agenda Safari Ramadhan Gubernur NTB beserta jajarannya di Kota Bima nanti.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting, mulai dari jadwal kunjungan Gubernur dalam rangka Safari Ramadhan, teknis pelaksanaan kegiatan di daerah, hingga kesiapan lokasi dan koordinasi lintas perangkat daerah. Selain itu, program Lentera Ramadhan 1447 H juga menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut. Kota Bima sendiri, ada 3 (tiga) agenda utama yang akan dilaksanakan selama kunjungan berlangsung.

Yang pertama, Kegiatan pasar murah. Kegiatan ini, akan dilaksanakan pada tanggal, 2/3 nanti, sore hari di halaman Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima, yang dilanjutkan dengan sholat magrib, isya, dan taraweh bersama.

Agenda yang kedua adalah, penyerahan bantuan kepada Koperasi Merah Putih di Kelurahan Rabadompu Timur, kegiatan ini di dukung oleh Bank Mandiri, selaku sponsorship. Dan yang terakhir adalah penanaman pohon, kegiatan ini sebagai wujud dari implementasi 3 (tiga) program unggulan Pemerintah Propinsi NTB, salah satunnya adalah Lingkungan Hidup, pelaksanaan penanaman pohon sendiri, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kehutanan (LHK) Propinsi NTB, akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima.

Sementara itu, Jadwal Safari Ramadhan Gubernur Propinsi NTB, akan di mulai pada Tgl, (25/3), yang dimulai dari Lombok Utara, dan dilanjutkan Safari Ramadhan ke seluruh Kabupaten/Kota yang ada di NTB. Dan Kota Bima sendiri, dijadwalkan pada tgl. (2/3) nanti, kemudian Gubernur akan bertolak dari Kota Bima, (3/2), menuju Lombok Tengah, hingga kembali ke Kota Mataram.

Pada kesempatan itu, Setda Kota Bima menyampaikan kesiapan Pemerintah Kota Bima, dalam mendukung  pelaksanaan Safari Ramadhan di wilayah Kota Bima. Dan berharap adanya Koordinasi menyeluruh lintas Pemerintah, baik Pemerintah Propinsi NTB, maupun Pemerintah Kota Bima, dalam mempersiapkan segala bentuk, baik waktu, jenis kegiatan, dan tempat pelaksaannya.

"Saya berharap, persiapan Safari Ramadhan Gubernur NTB nanti, ada koordinasi, dan komunikasi yang jelas antara Pemprov, dengan kita, dalam menentukan waktu, tempat dan jenis kegiatannya, agar kita (Pemkot Bima), bisa menentukan segalanya dalam tentatif dengan benar," ujarnya. Dan tercapai pelaksaan Safari, dan Lentera Ramadhan 1447 H sesuai dengan yang kita harapkan," tutupnya.

Dengan digelarnya hybrid meeting ini, diharapkan seluruh daerah dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga pelaksanaan Safari Ramadhan dan Lentera Ramadhan 1447 H dapat berlangsung khidmat, aman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat NTB, khususnya Kota Bima.(Sekjend MDG)

Kamis, 19 Februari 2026

Babinsa Koramil 1608-03/Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gerai KDKMP di Desa Monta Baru


Lambu.Bima.NTB.Media Dinamika Global.id – Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Gerai KDKMP Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, berlangsung khidmat dan lancar pada Jumat (20/2/2026) pukul 10.45 WITA.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Babinsa Desa Sangga, Serka Jamaluddin, yang merupakan anggota Posramil Lambu Koramil 1608-03/Sape. Kehadiran Babinsa mewakili Danposramil Lambu sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah binaan.




Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Lambu, Kepala Desa Monta Baru beserta staf, serta Ketua KDKMP Monta Baru Lambu bersama para anggota.

Peletakan batu pertama ini menjadi tanda dimulainya pembangunan Gerai KDKMP Desa Monta Baru yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperkuat kegiatan usaha di tingkat desa.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh hikmat. Acara ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai.

(Team.MDG.03)

Lapak Takjil Ramadhan Siho’s Jaya Buka di Depan Puskesmas Sape


Sape, Bima, NTB – Media Dinamika Global.id – Lapak takjil Siho’s Jaya resmi dibuka untuk masyarakat Sape dan Lambu. Lapak ini berlokasi di depan Puskesmas Sape, tepatnya di area sekitar Masjid PKM Sape.Jum,at.20/02/2026

Pembukaan lapak takjil tersebut disambut antusias warga yang melintas di sekitar lokasi. Sejak hari pertama dibuka, masyarakat terlihat mulai berdatangan untuk membeli aneka hidangan berbuka puasa yang tersedia.

Beragam menu khas disiapkan untuk memenuhi kebutuhan berbuka puasa dengan pilihan hidangan tradisional dan menu rumahan yang menggugah selera.


Menu yang tersedia di antaranya brongkos, srikaya pandan, puding karamel buah, baya gulmer, pisang ijo, ikan palumara bandeng, capcay, sangisi pare, serta terong balado.

Pengelola lapak mengajak masyarakat untuk mampir dan meramaikan lapak takjil Siho’s Jaya selama bulan suci Ramadan.

Kehadiran lapak ini diharapkan menjadi alternatif pilihan berbuka puasa sekaligus menambah semarak suasana Ramadan di wilayah Sape dan sekitarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mencicipi aneka menu yang ditawarkan, dapat langsung mendatangi lokasi lapak di depan Puskesmas Sape.

(Team.MDG.03)

Spektakuler, Kementerian PUPR- Pemkab Bima Bahas Transformasi PDAM dan Penguatan SPAM ‎


Kabupaten Bima. Media Dinamika Global.id Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kamis, (19/02/26) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) sektor Air Minum, Sanitasi, serta Pengembangan Kawasan Strategis di wilayah Kabupaten Bima, dengan fokus utama pada pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima di Ruang Rapat Wakil Bupati Bima.

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPW) Nusa Tenggara Barat, Dedes Prinandes dan dihadiri Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy. Kamis, (19/02/26).

‎Dalam pembahasan operasional, PDAM Bima masih mengacu pada Perda Nomor 6 Tahun 1985 yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1962. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, PDAM diwajibkan bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan aset, manajemen keuangan, serta kelembagaan PDAM agar sesuai dengan dasar hukum yang jelas.

‎“Pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) diharapkan dapat mendorong PDAM bertransformasi namun terlebih dahulu PDAM harus berada dalam kondisi sehat, mengingat masih terdapat berbagai kendala yang dialami,” Ungkapnya.

‎Wabub juga berharap kehadiran Kepala Balai BPPW NTB dapat memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi PDAM, sehingga penyaluran air bersih di Kabupaten Bima dapat berjalan tanpa hambatan.

‎Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST., M.T., menyampaikan bahwa penyehatan PDAM pada tahap awal wajib diawali dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang pembentukan Perumda PDAM, meskipun target jangka panjangnya adalah pembentukan Perseroda.

‎Ia menambahkan, bentuk kerja sama tahap awal yang akan diusulkan adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PDAM Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima. Skema kerja sama tersebut meliputi pengembangan sistem utama layanan penyediaan air minum di wilayah Kota Bima secara bersama, dengan PDAM bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan, serta penerapan sistem berbagi investasi dan pembagian pendapatan.

‎Rapat evaluasi dan monitoring turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima Drs. Agus Salim, M.Si., Kepala Dinas PUPR, Perkim, para kepala bagian lingkup Setda dan Direktur PDAM Kabupaten Bima Muhammad Daud Akbar.

‎Selain membahas SPAM, Dedes Prinandes juga memaparkan rencana pengembangan kawasan strategis di kawasan Teluk Bima. Paparan tersebut mencakup pengembangan komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, peternakan dan kelautan, dukungan swasembada pangan dan pariwisata, serta pemantauan keberfungsian infrastruktur sanitasi bidang air limbah.

‎Secara khusus, monitoring juga menyoroti kondisi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Waduwani di Kecamatan Woha sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan sanitasi di Kabupaten Bima.

‎Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola air minum, sanitasi, serta pengembangan kawasan strategis demi meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat demi Bima Bermartabat yang Berkemajuan, Makmur, Tangguh dan  Berkelanjutan. (Rif/Red/Tim MDG)

Serka Adhar Himbau Warga Jaga, Terutama Remaja Jaga Kenyamanan Lingkungan


Kota Bima. Media Dinamika Global.id. Jajaran Koramil 1608-01/Rasanae terus meningkatkan Patroli Cipta Kondisi di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae, guna memberikan Keamanan dan Kenyamanan Warga Masyarakat.

Kegiatan ini dipimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bersama dengan 6 orang Anggota Koramil 1608-01/Rasanae. Kamis, (19/02/26).

Rutinitas ini merupakan upaya dalam mencegah dan menekan terjadinya gangguan keamanan masyarakat juga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap Warga yang ada di wilayah Teritorial Koramil 1608-01/Rasanae.

Seperti biasa sebelum kegiatan Patroli, Personil melaksanakan apel pengecekan yang di pimpin oleh Babinsa Lewirato Serka Adhar bertempat di Posramil Rasanae. Selain itu juga dijelaskan titik-titik yang menjadi sasaran kegiatan seperti.

1. Kelurahan Kumbe

2. Kelurahan Rabadompu timur 

3. Kelurahan Rabadompu Barat 

4. Kelurahan Rabangodu Utara 

5. Kelurahan Lewirato 

6. Kelurahan Dara

Sekitar Pukul 21.15 Wita personil patroli melaksanakan patroli keliling Star dari Kelurahan Kumbe menuju sepanjang jalan Sukarno Hatta dengan menggunakan kendaraan Roda dua

Dalam kegiatan tersebut, Anggota patroli menghimbau kepada masyarakat terutama anak anak remaja untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. Salah satu bentuknya adalah tidak menggunakan atau memasang knalpot racing/Brong pada kendaraan bermotor, karena dapat menimbulkan ketidak nyamanan Warga lain, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Anggota Patroli memeriksa warga menggunakan sepeda motor knalpot resing sekaligus, sekaligus menegur dan mengingatkan agar knalpot resing di copot, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi lingkungan.

Dan diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku, dengan mengenakan helm saat berkendara, juga tidak berkendara dengan ugal-ugalan, karena itu sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai melaksanakan Patroli dan memberikan himbauan kepada Warga masyarakat, seluruh 

Anggota patroli tiba di kantor Koramil 01 Rasanae, dan kegiatan Patroli Cipta Kondisi selesai dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Koramil-01/Tim MDG)

LSM Detektif Investigasi Indonesia Kembali Lakukan Aksi Di BKPH MDM Bima



Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- LSM Detektif Investigasi Indonesia Kembali Lakukan Aksi Di BKPH MDM Bima. Pasalnya selama ini banyak masalah yang tumpang tindih terkait dengan Persoalan Tanah yang terletak di Watasan Wawo Kec. Wawo Kab Bima, namun BKPH MDM Bima sepertinya tidak merespon atau Apatis terhadap Proses Penyelesaian Masalah yang berujung laporan ke Polisi. Aksi tersebut di kawal Ratusan Personil dari Polres Bima Kota. Jumat, 20 Februari 2026

Sekitar pukul 09.00 Wita nampak sekali Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia Ryan AR-Sultan beserta Anggotanya, juga Ketua Korlap Aris Munandar serta Puluhan Masyarakat yang ada di Lingkungan sekitar Lelamase, serta nampak juga Ketua Umum LSM Dinamika Global NTB Bang Syahril, Bang Beni serta Sekjen LSM Detektif Investigasi Indonesia Bang Gufran JLMD serta Stakeholder lainnya.

Puluhan Masa Aksi Audiensi tersebut mulai berkumpul di Sekretariat LSM Detektif Investigasi Indonesia menuju Kantor Lingkungan Hidup dan Kehutanan( Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan ) Maria Donggo Masa yang beralamat di Jln. Soekarno Hatta Kota Bima dengan tujuan agar Kepala Balai ini bisa ikut menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh Masyarakat yang ada di Wilayah Hukumnya mereka.

Sengketa Tanah ini menjadi Pemicu di Masyarakat karena tidak adanya sikap tegas dari Kepala Wilayah BKPM MDM Bima dan proses Penyelesaian masalah kerap kali di gantung bahkan Apatis sekali, padahal Mereka(red) memiliki kewenangan untuk menemukan setiap Zonasi atau Kawasan Hutan yang sesuai dengan Regulasi itu. Sehingga yang jadi Sasaran adalah Masyarakat sekitar.

Selain itu, Sikap Apatis Pemerintah terhadap Proses Penyelesaian masalah Masyarakat. Kesal Ketua LSM Detektif Investigasi Indonesia Sultan saat di Wawancarai Media ini.(Team).

Kementerian PUPR- Pemkab Bima Bahas Transformasi PDAM dan Penguatan SPAM


Bima NTB. Media Dinamika Global.Id.- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kamis, (19/02/26) menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev)  sektor Air Minum, Sanitasi, serta Pengembangan Kawasan Strategis di wilayah Kabupaten Bima, dengan fokus utama pada pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Kabupaten Bima di Ruang Rapat Wakil Bupati Bima.

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPPW) Nusa Tenggara Barat, Dedes Prinandes dan dihadiri Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy.

‎Dalam pembahasan operasional, PDAM Bima masih mengacu pada Perda Nomor 6 Tahun 1985 yang merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1962.  Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah, PDAM diwajibkan bertransformasi menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) atau Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubaidy, menekankan pentingnya pembenahan pengelolaan aset, manajemen keuangan, serta kelembagaan PDAM agar sesuai dengan dasar hukum yang jelas.

‎“Pembentukan Perseroan Daerah (Perseroda) diharapkan dapat mendorong PDAM bertransformasi namun terlebih dahulu PDAM harus berada dalam kondisi sehat, mengingat masih terdapat berbagai kendala yang dialami,” Ungkapnya.

‎Wabub juga berharap kehadiran Kepala Balai BPPW NTB dapat memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi PDAM, sehingga penyaluran air bersih di Kabupaten Bima dapat berjalan tanpa hambatan.

‎Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Taufik, ST., M.T., menyampaikan bahwa penyehatan PDAM pada tahap awal wajib diawali dengan penyusunan Peraturan Daerah tentang pembentukan Perumda PDAM, meskipun target jangka panjangnya adalah pembentukan Perseroda.

‎Ia menambahkan, bentuk kerja sama tahap awal yang akan diusulkan adalah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PDAM Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima. Skema kerja sama tersebut meliputi pengembangan sistem utama layanan penyediaan air minum di wilayah Kota Bima secara bersama, dengan PDAM bertanggung jawab atas operasional dan pemeliharaan, serta penerapan sistem berbagi investasi dan pembagian pendapatan.

‎Rapat evaluasi dan monitoring turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bima Drs. Agus Salim, M.Si., Kepala Dinas PUPR, Perkim, para kepala bagian lingkup Setda dan Direktur PDAM Kabupaten Bima Muhammad Daud Akbar.

‎Selain membahas SPAM, Dedes Prinandes juga memaparkan rencana pengembangan kawasan strategis di kawasan Teluk Bima. Paparan tersebut mencakup pengembangan komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, peternakan dan kelautan, dukungan swasembada pangan dan pariwisata, serta pemantauan keberfungsian infrastruktur sanitasi bidang air limbah.

‎Secara khusus, monitoring juga menyoroti kondisi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Waduwani di Kecamatan Woha sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan sanitasi di Kabupaten Bima.

‎Melalui rapat ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat tata kelola air minum, sanitasi, serta pengembangan kawasan strategis demi meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat demi Bima Bermartabat yang Berkemajuan, Makmur, Tangguh dan  Berkelanjutan.  (Team)

Waspadai Praktik Suka - Suka Di Anggaran Media Tahun 2026


Tanggamus, Media Dinamika Global.Id.- Polemik anggaran media tahun 2025 di Kabupaten Tanggamus cermin buruk wajah regulasi yang begitu indah di dengar, sistem berlogo transparan penerimaan dan permohonan MoU dengan pola online berpegang kepada perbup, bukti kerjasama bermaterai  Rp.10 000,- di tanda tangani namun di balik layar, dugaan permainan "suka-suka kita" hampir saja lolos untuk ke sekian kalinya, Kamis (19/02/26)

Ironi, praktik-praktik siapa yang dekat dia dapat, siapa yang menjabat dia punya hak semaunya, aturan ada di tangan nya.

Lalu bagaimana regulasi yang sudah di bangun, tidak beranikah menerapkannya khawatir posisi terancam bergeser atau takut tidak kebagian "jatah" karena lahan yang begitu basah.

Miliaran, bukan cuma ratusan juta, puluhan juta, jutaan, apa lagi ratusan ribu, di anggarkan serta di sah kan oleh lembaga legislatife kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, pertanyaan seperti apa pengawasan penyerapannya! oleh lembaga legislatife itu sendiri? Atau yang terjadi, seperti hembusan angin dari beberapa tahun lalu, bahwa permainan "suka-suka saya" oknum pejabatnya ikut terlibat.

Menanggapi hal ini, ketua DPD A-PPI Tanggamus (Jenny Hevi) berpendapat, ini salah satu tantangan semua pihak dengan harapan ada revisi ulang regulasinya, walaupun diduga khabarnya ini warisan terdahulu " Suka-suka saya" , kalau ada anggarannya kenapa tidak di atur sebaik-baiknya sesuai regulasi.

" Merevisi kearah yang lebih baik, kenapa tidak! pola "suka-suka saya" ini akan, benar-benar blong tanpa rem dari pengawasan, ini uang negara apakah bersumber dari APBN atau APBD, semoga saja, bisa jadi perhatian untuk arah lebih baik." tutup bang Jen, panggilan akrabnya.

Tim

Babinsa Lanta Barat Koramil 1608-03/Sape Gelar Patroli Siskamling, Situasi Wilayah Terpantau Aman dan Kondusif


Lambu.Bima,NTB.Media Dinamika Global.id Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Babinsa Desa Lanta Barat, Sertu Sahlan, melaksanakan kegiatan Patroli Siskamling pada Kamis (19/2/2026) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Kegiatan tersebut dilakukan bersama satu orang anggota sebagai upaya memantau situasi wilayah serta mengantisipasi perkembangan kondisi keamanan di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Patroli ini melibatkan dua personel dari Koramil 1608-03/Sape, tiga aparat desa, enam orang masyarakat, serta tokoh pemuda dan tokoh agama setempat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Adapun sasaran patroli meliputi pemukiman warga serta sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat tongkrongan anak muda. Fokus pemantauan dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.



Sekitar pukul 20.00 WITA, anggota Koramil 1608-03/Sape bergerak menuju Desa Lanta Barat, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Setibanya di lokasi pada pukul 20.15 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan situasi wilayah.

Pada pukul 20.30 WITA, petugas memberikan imbauan kepada warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan. Dalam arahannya, Babinsa menyoroti pentingnya pengendalian emosi di kalangan generasi muda serta menghindari konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas. Warga juga diingatkan untuk menjauhi narkoba dan berbagai bentuk barang terlarang lainnya karena dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun keluarga.

Selain itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan cuaca ekstrem. Warga diimbau berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang saat beraktivitas di luar rumah, serta waspada terhadap kemungkinan banjir dan tanah longsor, khususnya bagi yang tinggal di sekitar bantaran sungai dan wilayah perbukitan.

Sekitar pukul 20.40 WITA, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan di desa binaan. Seluruh rangkaian Patroli Siskamling berakhir pada pukul 21.30 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

(Team.MDG.03)