Media Dinamika Global: Mediadinamikaglobal.Id
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.Id. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mediadinamikaglobal.Id. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juli 2026

Polda Lampung Berhasil Mengamankan DPO Kasus Narkotika Dari Aceh.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Polda Lampung berhasil mengamankan narapidana kasus narkotika yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) A, dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh. 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung yang dipimpin langsung oleh AKBP Radius Utama, Kasubdit 3 Dit Resnarkoba Polda Lampung beserta tim pada 8–10 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya menuntaskan proses hukum terhadap tersangka yang sempat melarikan diri dari Rumah Tahanan Direktorat Tahti Polda Lampung.

A diketahui melarikan diri dari Rutan Dit Tahti Polda Lampung pada 6 Desember 2023. Sejak saat itu, Polda Lampung melakukan pengejaran dan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Meski sempat buron, berkas perkara narkotika atas nama A telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi Lampung sehingga tinggal menunggu pelimpahan tersangka dan barang bukti ke pengadilan.

Dalam pelariannya, A kembali ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Aceh Utara pada 26 April 2025 terkait kasus peredaran narkotika dengan barang bukti sekitar satu kilogram sabu. 

Selama menjalani pidana di Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, yang bersangkutan juga tercatat terlibat dalam perkara lain, yakni penyelundupan senjata api ilegal dan penganiayaan terhadap sesama narapidana.

Tim Ditresnarkoba Polda Lampung selanjutnya melakukan pengejaran ke Aceh dan membawa A melalui jalur udara hingga tiba di Bandara Raden Intan II Lampung pada 10 Juli 2026.

Kemudian tersangka A diserahterimakan secara resmi kepada pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk menjalani penahanan dan proses hukum lebih lanjut.

Kabid Humas menegaskan, keberhasilan menghadirkan kembali narapidana tersebut menjadi bukti sinergi antara Polri, Kejaksaan, serta jajaran Pemasyarakatan dalam memastikan tidak ada perkara pidana yang terhenti akibat pelaku melarikan diri.

"Polda Lampung akan terus mengedepankan penegakan hukum yang tegas, terukur, dan berkeadilan. 

Setiap pelaku tindak pidana harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat," tutup mantan Kapolres Metro Lampung.
( Fs/Red) 

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan ASDP, Dorong Optimalisasi Bakauheni Harbour City sebagai Penggerak Ekonomi Daerah.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat sinergi dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam mengoptimalkan kawasan Bakauheni Harbour City (BHC) sebagai pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di Provinsi Lampung.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerjanya, Senin 13 Juli 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Marindo menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Oleh karena itu, Pemprov Lampung terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) selaku pengelola kawasan Bakauheni Harbour City.

"Pariwisata menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung. Melalui sinergi dengan ASDP, kita ingin memastikan kawasan Bakauheni Harbour City dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Lampung," ujar Marindo.

Menurutnya, keberadaan BHC memiliki potensi besar untuk menjadi kawasan unggulan yang memadukan sektor pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan aktivitas usaha masyarakat di sekitar kawasan.

Kawasan tersebut juga dapat menjadi wadah pengembangan berbagai program strategis daerah, termasuk integrasi dengan sejumlah agenda dan kalender event pariwisata Lampung. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperluas peluang usaha bagi masyarakat.

"Kita berharap kawasan ini semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan, menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, serta memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha dan masyarakat sehingga berdampak positif terhadap perekonomian Lampung," katanya.

Marindo menambahkan, pengembangan Bakauheni Harbour City membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Dengan sinergi yang terbangun, BHC diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi baru yang memperkuat pertumbuhan Lampung.

Sementara itu, Project Head Bakauheni Harbour City Mario Sardadi mengatakan, pengembangan BHC terus diarahkan agar memberikan dampak yang lebih luas, termasuk manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Ia menjelaskan, kawasan BHC memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan, salah satunya dengan keberadaan Menara Siger sebagai ikon Lampung serta peluang kunjungan kapal pesiar yang melintasi kawasan Bakauheni.

"Bakauheni memiliki potensi besar sebagai pintu gerbang Sumatera. Kami ingin pengembangan BHC tidak hanya menghadirkan kawasan wisata, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas ekonomi dan sosial," ujar Mario.

Mario menambahkan, sejumlah kegiatan juga telah disiapkan untuk meningkatkan daya tarik kawasan tersebut. Salah satunya adalah kegiatan Harbour Fest yang akan digelar pada 8 Agustus mendatang.

"Melalui berbagai kegiatan di BHC, kami berharap masyarakat dapat ikut merasakan manfaat dari pertumbuhan kawasan ini. Kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar pengembangan Bakauheni Harbour City dapat berjalan dan memberikan dampak berkelanjutan," katanya.
( Fs/Red) 

Sekdaprov Lampung Marindo Dorong Percepatan Program Prioritas Pembagunan Lewat Penguatan Kolaborasi Antar Lembaga.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarlembaga guna mempercepat pelaksanaan program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung. Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan berjalan sesuai ketentuan, akuntabel, dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

"Koordinasi dan harmonisasi lintas instansi harus terus diperkuat agar program-program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, serta sesuai regulasi yang berlaku. Dengan sinergi yang baik, pembangunan daerah juga akan semakin sejalan dengan program pemerintah pusat," ujar Sekda Marindo.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Sekda Marindo Kurniawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan di Bandar Lampung, Senin (13/7/2026). Dalam pertemuan itu, ia didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Lampung Hasan Basri Natamenggala, beserta Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandarlampung Ulin Nuha.

Pertemuan tersebut membahas percepatan penyelenggaraan pemerintahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus meningkatkan harmonisasi langkah dalam pelaksanaan program-program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung. Penguatan koordinasi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang semakin efektif, akuntabel, dan terintegrasi dengan berbagai program strategis pemerintah pusat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPKP, dan ATR/BPN, berbagai aspek tata kelola pemerintahan, pengawasan, hingga penyelesaian persoalan pertanahan yang berkaitan dengan pembangunan diharapkan dapat ditangani lebih cepat. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemprov Lampung menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan memberikan kepastian dalam pelaksanaan pembangunan.

Di sela-sela pertemuan, suasana hangat turut mewarnai silaturahmi. Sekda bersama para pejabat lainnya sempat berbincang santai mengenai Piala Dunia 2026. Sekda Marindo mengaku optimistis tim nasional Inggris mampu melangkah hingga babak final, sementara para peserta pertemuan saling menyampaikan dukungan terhadap tim jagoannya masing-masing. Perbincangan pun berlanjut dengan rencana menggelar nonton bareng (nobar) sebagai ajang mempererat kebersamaan.

Menutup pertemuan, Sekda mengajak masyarakat Lampung ikut meramaikan kegiatan nonton bareng resmi yang diselenggarakan TVRI hingga fase akhir Piala Dunia 2026. Kegiatan nobar tersebut digelar di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di sejumlah titik di Lampung, seperti alun-alun, balai desa, kafe, dan restoran, sebagai ruang kebersamaan masyarakat dalam menikmati kemeriahan Piala Dunia 2026, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas usaha di sekitar lokasi nonton bareng.
(Fs/Red) 

Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Bersama Kajati Turun Langsung Pastikan Makan Bergizi Gratis Berjalan Optimal.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memastikan Pemerintah Provinsi Lampung mengawal secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama tahun ajaran baru 2026. Pengawasan dilakukan mulai dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga distribusi makanan ke sekolah untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik.

"Setelah masuk sekolah ini, sesuai instruksi Bapak Presiden, kita bersama-sama berkolaborasi dan mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengawasi dapur MBG dan distribusinya sampai kepada lauk-pauknya. Hari ini kami berkeliling ke SD, SMP, SLB, hingga SMA untuk memastikan program ini berjalan dengan baik," ucap Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat meninjau pelaksanaan MBG di Bandar Lampung, Senin 13 Juli 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung ke sejumlah sekolah dan SPPG di Kota Bandar Lampung pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan ekosistem pendidikan sekaligus kelancaran distribusi Program Makan Bergizi Gratis sejak awal kegiatan belajar mengajar dimulai.

Pemantauan lapangan dibagi ke dalam lima tim agar pengawasan dapat menjangkau lebih banyak lokasi. Tim pertama dipimpin langsung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo.

Sementara itu, tim kedua dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Tim ketiga dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Firsada, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan, serta Asisten Administrasi Umum Sulpakar.

Dalam kunjungannya, Gubernur bersama Kajati Lampung meninjau SD Negeri 4 Sumberejo, SMA Negeri 7 Bandar Lampung, SLB B dan SLB C Dharma Bhakti Dharma Pertiwi, serta SPPG Beringin Raya, Kecamatan Kemiling.

Di setiap sekolah yang dikunjungi, Gubernur berdialog langsung dengan kepala sekolah, guru, dan para siswa. Ia menyerap berbagai masukan mengenai pelaksanaan MBG maupun kesiapan sekolah dalam memulai proses pembelajaran pada tahun ajaran baru.

Gubernur Mirza mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan program secara umum berjalan baik. Meski demikian, pemerintah tetap mencatat sejumlah masukan dari lapangan sebagai bahan evaluasi agar kualitas layanan terus meningkat.

"Ada beberapa masukan-masukan yang tujuannya tentu untuk memperbaiki agar program ini terus berjalan dengan baik," ujarnya.

Selain memastikan distribusi makanan berlangsung tepat waktu, Gubernur juga menaruh perhatian pada kualitas makanan yang diterima peserta didik. Menurutnya, aspek keamanan pangan, kebersihan, dan kecukupan gizi menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Karena itu, saat meninjau SPPG Beringin Raya, Gubernur membawa tim laboratorium bergerak untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air, kebersihan dapur, serta kelayakan bahan baku yang digunakan dalam penyediaan makanan.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif agar makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Sejumlah masukan teknis juga diberikan kepada pengelola SPPG guna meningkatkan kualitas pelayanan.

Tidak hanya melakukan evaluasi, Gubernur juga memberikan semangat kepada para petugas dapur MBG. Ia meminta seluruh petugas menjaga komitmen dalam menyediakan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para pelajar.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo menegaskan komitmen Kejaksaan untuk mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional.

Menurut Danang, Kejaksaan Tinggi Lampung akan terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan pendampingan, pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program tersebut.

"Kami bersama Bapak Gubernur memegang teguh komitmen sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Jaksa Agung. Program prioritas nasional ini akan terus kami dampingi dan kawal agar berjalan maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung," ujar Kajati.

Ia menambahkan, jajaran Kejaksaan Tinggi bersama pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan secara berkala ke berbagai SPPG maupun sekolah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki.

Menutup kunjungan, Gubernur Mirza mengajak masyarakat turut berpartisipasi mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam penyempurnaan program agar semakin tepat sasaran.

"Kami mengharapkan banyak masukan dari masyarakat demi memperbaiki program ini," ucap Gubernur.

Melalui pengawasan langsung sejak hari pertama sekolah, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara akuntabel, higienis, dan berkelanjutan. Kehadiran program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak, meningkatkan konsentrasi belajar, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia Lampung di masa depan. ( Fs/Red) 

Minggu, 12 Juli 2026

Sidang Promosi Doktor Ristu Irham Unila, Dihadiri Bupati Tulang Bawang Qudrotul.


Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan hadiri kegiatan sidang promosi Doktor Bapak Ristu Irham Kepala dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kabupaten Tulang Bawang berlokasi di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ( Fisip ) Universitas Lampung, Senin 13 Juli 2026.

Kegiatan Promosi Doktor ini diawali oleh tanya jawab yang dilakukan oleh para penguji internal terkait tugas penelitian, sidang promosi Doktor ini di pimpin oleh ketua penguji Dr. Habibullah Jimad,SE., Msi. 

Dalam Sambutannya Calon Doktor Ristu Irham menyampaikan, terimakasih sebesar-besarnya kepada promotor, Co-promotor yang telah membimbing saya di mulai penelitian hingga penyusunan disertasi memberikan masukan, saran dan kritikan. 

Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada Rektor universitas Lampung, ketua penguji, sekretaris penguji, penguji internal yang mana sudah membantu saya sehingga saya hari ini resmi mendapatkan gelar Doktor, mudah mudahan jasa baik bapak ibu Profesor, Dokter menjadi amal ibadah yang dicatat oleh Allah SWT.. Aamin, Tutup Dr.Ristu Irham. 

Sementara itu, usai kegiatan, bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan menyampaikan, ucapan Selamat Kepada Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tulang Bawang DR. Ristu Irham atas keberhasilan tas sidang promosi Doktor yang hasilnya mendapatkan nilai yang cukup bagus dari para penguji hari ini. Ujarnya. 

"Sekali selamat kepada bapak DR.Ristu Irham atas promosi Doktor ya, semoga predikat Doktor yang telah raih bisa berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri, terutama untuk masyarakat dan kemajuan tulang bawang Udang Manis. Tutup Qudrotul Ikhwan. 

Kegiatan ini dihadiri pula Sekdakab.Tulang Bawang Para Asisten Inspektur Kepaka BPKAD Kepala Bapperida Kepala BKPSDM Kepala dinas Kominfo Kepala Dinas Kesehatan Kepala DPMPTSP Kepala Dinas LH Kepala Dinas Perpusip, Kepala Disdikbud, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala OPD lainya.

Sabtu, 11 Juli 2026

Begawi Festival 2026, Gubernur Mirza Dorong Generasi Muda Kreatif Tanpa Meninggalkan Budaya.

Lampung Selatan - Mediadinamikaglobal.Id || Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan pembangunan daerah dengan pelestarian nilai-nilai adat dan budaya. Menurutnya, kekayaan alam Lampung yang subur harus dikelola dengan fondasi karakter yang kuat agar mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Begawi Festival bertema "Akselerasi Generasi Muda dalam Harmonisasi dan Kreativitas di Lingkungan Bumi Siger Lampung" di Radin Inten Beach, Lampung Selatan, Sabtu 11 Juli 2026.

Gubernur menegaskan bahwa adat bukan sekadar simbol atau tradisi seremonial, melainkan mengandung nilai-nilai kehidupan yang mendalam. Nilai-nilai filosofis tersebut menjadi pilar penting yang harus dijaga dan dipegang teguh di tengah arus modernisasi.

Gubernur juga menyoroti peran penting generasi muda dalam melestarikan warisan budaya. Menurutnya, apabila generasi muda tidak dibekali dengan nilai-nilai adat Lampung, meskipun kelak berhasil mencapai berbagai kemajuan, mereka akan kehilangan karakter dan jati diri sebagai masyarakat Lampung.

Ia menegaskan bahwa prinsip-prinsip kearifan lokal masyarakat Lampung harus menjadi pedoman bagi siapa pun yang menetap, berkarya, dan mengabdi di Provinsi Lampung.

"Adat Piil Pesenggiri, Nengah Nyimah, Nengah Nyappur, Juluk-Adek, dan nilai-nilai luhur lainnya telah membawa masyarakat Lampung melewati berbagai peradaban, masa penjajahan, kemerdekaan, hingga era reformasi dengan tetap menjaga jati diri," ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan bahwa generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan yang kreatif dan inovatif, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi kekuatan Lampung dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menyampaikan apresiasi atas penganugerahan gelar adat kepada Pangdam XXI/Radin Inten sebagai Pangeran Satria Negara.

Menurut Zulkifli, gelar tersebut bukan sekadar bentuk penghormatan, tetapi juga menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI dengan masyarakat adat Lampung sekaligus amanah untuk terus menjaga persatuan dan mengabdi kepada bangsa.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai adat dan budaya merupakan fondasi penting dalam memperkuat identitas bangsa. Keberagaman budaya Indonesia, menurutnya, harus menjadi perekat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.

"Budaya yang kuat akan menjadikan bangsa ini semakin maju," ujar Zulkifli.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta bergotong royong mendukung pembangunan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaya saing.

Begawi Festival yang digelar di Radin Inten Beach, Lampung Selatan, juga menghadirkan pameran produk UMKM lokal, sajian kuliner khas, serta berbagai pertunjukan seni dan budaya Lampung. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penganugerahan gelar adat Pangeran Satria Negara kepada Pangdam XXI/Radin Inten.

Begawi bukan sekadar ritual seremonial, melainkan perwujudan rasa syukur dan penghormatan terhadap tatanan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Lampung. Prosesi utama yang dilaksanakan meliputi rangkaian adat yang sakral, termasuk prosesi penyucian diri yang dikenal dengan istilah Turun Mandi.

Gubernur juga mengapresiasi seluruh panitia, komunitas, organisasi kepemudaan, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Begawi Festival. Ia berharap kegiatan tersebut terus menjadi agenda yang mampu melahirkan karya-karya kreatif, memperkuat kecintaan terhadap budaya Lampung, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan terus mendukung berbagai ruang kreativitas dan pengembangan potensi generasi muda sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung yang maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan semangat kebersamaan.
( Fs/Red) 

Jumat, 10 Juli 2026

Batin Wulan Ikuti Puncak HUT Ke-46 Dekranas, Dekranasda Lampung Pamerkan Produk Unggulan.

Makassar - Mediadinamikaglobal.Id || Turut meriahkan peringatan HUT Dekranas ke-46 , Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Batin Wulan, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Kehadirannya didampingi jajaran Dekranasda kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Jum'at 10 Juli 2026.

Dalam peringatan tersebut, Dekranasda Lampung turut memamerkan berbagai produk kerajinan unggulan hasil karya para perajin melalui stan pameran. Partisipasi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar produk kerajinan Lampung, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami berharap momentum HUT Dekranas ini dapat mendongkrak pasar produk kerajinan Lampung sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di kancah nasional maupun global," ujar Batin Wulan.

Acara puncak HUT ke-46 Dekranas dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Mengusung tema "Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia", kegiatan ini menjadi momentum penguatan sektor kerajinan nasional. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gendang Pajjajari, dilanjutkan prosesi pemotongan tumpeng.

Dalam sambutannya, Selvi Gibran Rakabuming menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembinaan bagi para perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing di pasar global. Ia juga mengapresiasi peran Dekranas dan Dekranasda di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang secara konsisten mendampingi para perajin di berbagai daerah.

Menurut Selvi, selama 46 tahun Dekranas telah menjadi wadah bagi para perajin Indonesia untuk berkembang sekaligus memperluas jaringan pemasaran. Kehadiran lebih dari 3.000 peserta dari berbagai daerah pada peringatan HUT tahun ini menjadi bukti tingginya komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan nasional.

"Yang dibutuhkan bukan hanya kuantitas pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi perajin dan memberikan solusi nyata," kata Selvi.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kerajinan yang didukung kekayaan sumber daya alam dan budaya. Namun, di tengah persaingan global, perkembangan teknologi, dan perubahan tren pasar, para perajin dituntut terus berinovasi.

Menurutnya, produk kerajinan tidak hanya harus memiliki nilai estetika, tetapi juga berkualitas, didukung kemasan yang menarik, kapasitas produksi yang memadai, serta mengedepankan nilai budaya dan keberlanjutan lingkungan.
(Fs/Red) 

Berkedok Barbershop Dan Depot Air Galon, Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Bongkar Dugaan Gudang Sabu Di Way Kenanga.

Tulang Bawang - Mediadinamikaglobal.Id || Pengungkapan seorang pria yang diduga membawa narkotika di pinggir jalan berujung pada terbongkarnya dugaan jaringan peredaran narkoba di wilayah Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika pada Senin (6/7/2026). Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi mengamankan seorang pria berinisial B.W. alias P, warga Way Kenanga, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini bermula sekitar pukul 14.00 WIB ketika petugas mengamankan seorang pria bernama FAD di wilayah Kampung Warga Makmur Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu.

Dari hasil interogasi awal, pria tersebut mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang yang dikenal dengan nama Budi alias Peyang. Informasi itu kemudian dikembangkan oleh petugas hingga mengarah ke sebuah ruko di Tiyuh Mercu Buana, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas mendatangi lokasi tersebut dan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pemasok narkotika. Saat penggeledahan dilakukan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Barang bukti yang diamankan antara lain enam bungkus plastik klip besar berisi kristal diduga sabu dengan berat bruto 59,15 gram, 43 bungkus plastik klip kecil berisi diduga sabu seberat bruto 14,28 gram, serta 19 butir pil diduga ekstasi dengan berat bruto 7,65 gram.

"Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan awal yang dilakukan anggota Satresnarkoba. Dari hasil penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku beserta barang bukti narkotika jenis sabu dan ekstasi. Saat ini kami masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap jaringan di atasnya maupun asal-usul barang haram tersebut," ujar Kasat Narkoba Polres Tulang Bawang Iptu Jhoni Apriwansyah, S.H

Selain itu, petugas juga menyita sebuah timbangan digital, plastik klip kosong, alat yang diduga digunakan untuk mengambil atau mengemas narkotika, sebuah tas selempang, dua unit telepon genggam, serta sejumlah barang lainnya yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana disebutkan dalam laporan kepolisian.

Saat ini, Satresnarkoba Polres Tulang Bawang masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau bandar yang memasok narkotika kepada para tersangka. Polisi juga akan mengirimkan sampel barang bukti ke laboratorium forensik serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum lebih lanjut.

Polres Tulang Bawang menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Seluruh pihak yang diamankan tetap berhak atas asas praduga tak bersalah, dan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Ia menegaskan, Polres Tulang Bawang berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika tanpa pandang bulu. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba," tegas Iptu Jhoni. (Fs/Red) 

Kamis, 09 Juli 2026

Pemprov Lampung Dorong Lahirnya Wartawan Profesional Melalui UKW PWI Angkatan Ke-38.


Bandar Lampung - Mediadinamikaglobal.Id || Pemerintah Provinsi Lampung menilai pers yang kuat, profesional, dan berintegritas merupakan infrastruktur strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi. Karena itu, Pemprov Lampung terus mendukung peningkatan kompetensi wartawan melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

"Pers yang kuat akan melahirkan mekanisme check and balances yang sehat. Pemerintah yang kuat bukanlah pemerintah yang membungkam kritik, melainkan pemerintah yang mampu merespons kritik dengan solusi untuk menyelesaikan persoalan," ujar Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo saat membacakan sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal pada pembukaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-38 PWI Lampung di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Bandar Lampung, Kamis 09 Juli 2026.

UKW Angkatan ke-38 yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung berlangsung pada 9–10 Juli 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Ganjar Jationo.

Dalam sambutan tertulis Gubernur, Ganjar Jationo mengatakan dunia pers memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, sekaligus menumbuhkan optimisme terhadap pembangunan. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi modal utama yang harus terus dijaga oleh insan pers.

Ia menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap komunikasi secara signifikan. Di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh algoritma media digital, kredibilitas menjadi nilai utama yang membedakan media profesional dengan berbagai sumber informasi lainnya.

"Yang paling berkepentingan menjaga marwah profesi adalah wartawan itu sendiri. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan hanya berperan sebagai pendukung dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat," katanya.

Ganjar juga mengingatkan bahwa disrupsi digital menghadirkan tantangan baru bagi dunia jurnalistik. Pers tidak hanya dituntut menghasilkan berita yang cepat, tetapi juga akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya penyebaran informasi melalui berbagai platform digital.

Menurutnya, kompetensi tidak cukup dibuktikan melalui sertifikat kelulusan UKW semata. Kompetensi sejati tercermin dari konsistensi wartawan dalam menjalankan profesinya secara profesional, berintegritas, dan berpegang teguh pada etika jurnalistik.

Ia menambahkan, integritas merupakan akumulasi dari nilai, moralitas, profesionalisme, dan adab yang harus terus dijaga dalam setiap karya jurnalistik. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap media.

Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengatakan pelaksanaan UKW menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme wartawan. Menurutnya, profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar kepada publik sehingga harus dijalankan berdasarkan kompetensi dan kode etik jurnalistik.

Ia menjelaskan bahwa jurnalisme berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam menulis berita, tetapi juga oleh etika dan adab dalam menjalankan profesi. Karena itu, UKW menjadi sarana untuk mengukur sekaligus memperkuat kemampuan dan integritas wartawan.

Wirahadikusumah juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung terhadap penyelenggaraan UKW di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dukungan tersebut memungkinkan pelaksanaan UKW Angkatan ke-38 berlangsung tanpa membebani peserta.

Sementara itu, Direktur Sekolah Jurnalistik Indonesia sekaligus Penguji Lembaga UKW PWI Pusat, Marah Sakti Siregar, menegaskan bahwa UKW bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, uji kompetensi bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran wartawan terhadap etika dan hukum pers.

Ia menjelaskan bahwa wartawan bekerja untuk kepentingan publik sehingga setiap produk jurnalistik harus berpihak pada kepentingan masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan penting agar kualitas informasi yang diterima publik tetap terjaga.

Marah Sakti juga mengapresiasi konsistensi PWI Lampung dalam menyelenggarakan pendidikan dan uji kompetensi wartawan. Menurutnya, Lampung menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.

Melalui dukungan terhadap penyelenggaraan UKW, Pemerintah Provinsi Lampung berharap lahir semakin banyak wartawan yang profesional, berintegritas, dan mampu menghasilkan informasi yang akurat serta terpercaya. Kehadiran pers yang berkualitas diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong pembangunan daerah yang semakin partisipatif dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Lampung.( Fs/Red)