Pemkab Bima Pastikan Jalan Tumpu–Mpili Menuju Donggo Dibangun Tahun 2026 - Media Dinamika Global

Minggu, 24 Mei 2026

Pemkab Bima Pastikan Jalan Tumpu–Mpili Menuju Donggo Dibangun Tahun 2026

Kadis PUPR Kabupaten Bima, Taufik, ST., MT, (Ist/Surya)

Kabupaten Bima, Media Dinamika Global — Pemerintah Kabupaten Bima memastikan proyek pembangunan ruas jalan Tumpu–Mpili menuju Donggo akan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Proyek strategis tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bima, Taufik, ST., MT mengatakan bahwa saat ini proyek tersebut telah memasuki tahap verifikasi dan sudah memperoleh persetujuan dari Balai Jalan Provinsi.

“Sekarang sudah tahap verifikasi dan sudah mendapat persetujuan dari Balai Jalan Provinsi. Ini menjadi salah satu proyek yang hampir pasti dikerjakan tahun ini oleh kementerian,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (23/5/2026).

Ruas jalan Tumpu–Mpili menuju Donggo memiliki panjang sekitar 9,4 kilometer dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp37,47 miliar. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Bima dalam mengatasi keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), khususnya pada sektor infrastruktur jalan.

Menurut Taufik, kondisi fiskal daerah saat ini tidak memungkinkan untuk sepenuhnya mengandalkan APBD dalam memenuhi kebutuhan pembangunan yang terus meningkat. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pendekatan intensif kepada pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan pendanaan.

“Kalau daerah tidak punya uang, ya kita berjuang menjemput anggaran di kementerian,” tegasnya.

Selain proyek Tumpu–Mpili menuju Donggo, Pemkab Bima juga tengah menyiapkan proposal tahap kedua untuk pembangunan jalur strategis lainnya, yakni ruas Langgudu Selatan menuju Karampi. Proyek lanjutan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran lebih dari Rp200 miliar.

Langkah agresif Pemerintah Kabupaten Bima dalam mengakses pendanaan pusat dinilai sebagai strategi penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah. Saat ini, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Bima baru mencapai sekitar 52 persen sehingga masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Pemerintah daerah berharap dukungan pemerintah pusat dapat terus berlanjut agar konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan terpencil seperti Donggo dan sekitarnya.

Dengan terealisasinya proyek tersebut, masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih layak, aman, dan efisien, sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal.

Redaksi |

Comments