Diduga Wali Kota Bima PHP Uang 10 Juta Untuk Karang Taruna


Kota Bima-NTB, Media Dinamika Global.Id - Kuat dugaan Kepala dinas Bappeda Abaikan perintah Wali kota Bima untuk anggaran pemberdayaan Karang taruna se kota Bima uang yang dijanjikan sebesar Rp.10 juta, Hal ini  disasalkan oleh Abdul Halik selaku Ketua Karang Taruna kelurahan Dara, kecamatan Rasanae barat, kota Bima, pada hari Jum'at, (01/10/2021).

Kata dia, Janji yang dulu yang disuarakan hingga kini faktanya tak sesuai dengan realitas," ungkapan Adul Halik. 

Sambungnya, saat pertemuan ketua karang taruna se-Kota Bima dengan Walikota Bima, Kepala Bappeda dan Litbang, para lurah dan camat akhir bulan 2020 lalu. Walikota Bima meminta agar Bapedda mengalokasikan anggaran untuk tiap karang taruna sebesar Rp 10 juta di RKA dana kelurahan setiap tahunnya.

"Ironisnya, semua itu hanyalah Pemberian Harapan Palsu (PHP)," ujarnya.

Disisi lain, Kepala Bappeda mengabaikan atas instruksi yang disampaikan oleh wali kota, hingga berimbas kegiatan kepemudaan  terhambat dan hampir tidak ada yang terlaksana.

“Kuat dugaan Kepala Bappeda tak kompetitif atas perintah tersebut," tuturnya.

Abdul Halik menegaskan, jika persoalan itu tak indahkan maka seluruh ketua karang taruna se-Kota Bima akan mengambil sikap untuk melakukan aksi besar-besaran di Kantor Bapedda dan Litbang Kota Bima.

“Jangan menganggap sepele atas persoalan tersebut," ancamnya.

Ditambahkannya, dirinya memintah lebih baik anggaran tersebut dikembalikan ke dinas sosial kota bima karena Kelurahan tak mampu menjalan tugas dengan baik.

"Kelurahan dara juga diduga Kongkalikong terkait anggaran sebesar Rp.5 juta tak sesuai realitas hingga tidak dinikmati para pemuda kelurahan dara," pungkasnya.

Pihak-pihak terkait belum bisa dikonfirmasi oleh awak media ini, hingga berita diturunkan.(MDG.001).

Load disqus comments

0 komentar